banner 728x250

Ngopi Pintar : Arah Baru Pariwisata Dan Perindustrian Jembrana

Keterangan Foto : Ngopi Pintar : Arah Baru Pariwisata Dan Perindustrian Jembrana
banner 120x600

Jembrana, CMN – Di hotel Jimbarwana Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, digelar acara Ngopi Pintar (Ngobrol Bareng Pelaku Pariwisata Dan Perindustrian), melibatkan para pelaku Pariwisata dan Perindustian dari Kodya Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan digelar sejak Rabu s/d Kamis (10-11/7/2024), diantaranya dihadiri Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, Kadisparbud Kabupaten Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara.

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250

Acara Ngopi juga menghadirkan para narasumber diantaranya, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI Ni Made Ayu Marthini, dan Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono.

Adapun topik pembahasan, bagaimana upaya membangun Destinasi Wisata di Bali, khususnya Kabupaten Jembrana. Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa, mewaliki Bupati Jembrana I Nengah Tamba, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta selamat datang kepada para peserta Ngopi Pintar.

Berikut, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini, yang juga adalah kelahiran Jembrana, dalam paparannya mengatakan, tiap wilayah harus mempunyai jati diri. Jujur salah satu dasar dalam menunjang menetapkan jati diri dimaksud.

“Jadi, apa destinasi yang Jembrana miliki, itulah yang dikelola. Ada banyak sekali, semisal Makepung, Cokelat, Tenun, juga destinasi alamnya, seperti Melepas Tukik, Jegog, Bunut Bolong, Puncak Mawar, Puncak JR, Sungai Gelar, Ombak Medewi, Rambutsiwi, dan lain-lain. Itulah kejujuran yang harus dimunculkan. Jangan ikut-ikutan daerah lain, yang potensinya tidak kita miliki. Ini DNA kita, dengan jati diri ini, kita bisa menunculkan destinasi ini, justru tempat atau potensi baru inilah yang harus dimunculkan sebagai destinasi”, jelasnya.

Ditambahkannya, khusus di Jembrana, banyak sekali potensi yang bisa dimunculkan sebagai destinasi. Menurutnya, sesuai survey Grabe, 50% orang trapling karena makanan. Sementara Jembrana memiliki banyak sekali kuliner yang unik dan klasik seperti Jaja Bendu, Ayam Betutu, dan sebaginya.

Pihaknya mengaku sangat antusias dan mendukung, jika potensi-potensi ini berhasil ditata, pastinya akan dikunjungi dan dinikmati wisatawan, baik domestik maupun manca negara yang tentunya akan dapat meningkatkan kesejahteraan Jembrana, baik terhadap masyarakatnya, maupun pemerintah daerahnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono, juga sangat antusias Jembrana ini bisa bangkit dari sektor Pariwisata, juga Perindustriannya.

Menurutnya, jika daerah Gianyar, Badung bisa menjual Kecak sebagai destinasi kunjungan wisata, sedangkan Jembrana punya Jegog, Makepung, Tenun, dan seterusnya.

“Tinggal bagaimana para pelaku mengkemas, agar Jembrana ini bida bangkit dan menjadi destinasi, baik dari sektor pariwisata maupun perindustriannya”, katanya.

Kegiatan Ngopi Pintar ini, sangat antusias diikuti para peserta. Hal ini tampak banyak sekali interaksi dari para peserta. Para pelaku pariwisata termasuk perindustrian di Kabupaten Jembrana berharap, selalu adanya sinergitas antara pemerintah daerah dengan pusat, sehingga para pelaku pariwisata dan perindustian ini khsususnya, merasa memiliki orang tua dalam mempola potensi-potensi ini di Jembrana, menjadi destinasi unggulan.

Diakhir kegiatan, dilaksanakan penyerahan souvenir dan foto bersama. (!)

banner 728x250
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250